Cara Menghilangkan Ngorok Saat Tidur Dengan Mudah

Cara menghilangkan ngorok saat tidur dapat dilakukan dengan mudah. Kita dapat menggunakan aneka cara tradisional yang praktis serta tidak perlu membutuhkan biaya sama sekali. Ngorok atau mendengkur ini sendiri harus segera diatasi karena selain dapat mengganggu pasangan yang sedang beristirahat, ngorok juga dapat menjadi salah satu gejala dari sleep apnea atau gangguan pada tidur. Mengatasi ngorok salah satunya adalah dengan menggunakan uap panas. Uap panas ini terutama bermanfaat apabila penyebab ngorok adalah hidung tersumbat. Tuang air mendidih ke dalam mangkuk besar, tambahkan tiga hingga empat tetes minyak esensial. Tahan handuk di atas kepala dan hirup dalam-dalam uap panas ini selama 10 menit.

Selain menggunakan uap panas, mentega juga dapat digunakan sebagai cara menghilangkan ngorok selanjutnya. Mentega memiliki manfaat dalam membuka saluran hidung yang tersumbat. Hangatkan sejumlah kecil mentega menggunakan microwave. Gunakan pipet untuk memasukkan dua hingga tiga tetes mentega hangat dalam tiap lubang hidung. Lakukan tiap hari sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Cara menghilangkan ngorok pada tidur juga dapat menggunakan kapulaga. Dalam kapulaga terkandung dekongestan serta ekspektoran sehingga sangat efektif dalam membuka saluran hidung tersumbat. Udara juga akan bebas mengalir serta mengurangi dengkuran. Tambahkan satu setengah sendok teh bubuk kapulaga dalam segelas air hangat, lalu konsumsi 30 menit sebelum tidur.

Bahan alami lain yang terbukti efektif sebagai cara menghilangkan ngorok pada tidur adalah kunyit. Antiseptik serta antibiotik pada kunyit terbukti dapat mengobati peradangan serta membantu mengurangi ngorok. Kunyit dapat ditambahkan dalam susu agar dapat mengurangi dengkuran. Minuman ini sekaligus akan dapat meningkatkan sistem imunitas. Tambahkan dua sendok teh bubuk kunyit dalam segelas susu hangat. Konsumsi 30 menit sebelum tidur. Lakukan rutin hingga masalah ngorok mulai berkurang dan akhirnya hilang sama sekali. Terakhir, kita juga bisa menggunakan jelatang, tanaman herbal yang memiliki sifat antihistamin serta anti inflamasi. Masukkan daun jelatang kering sebanyak satu sendok makan dalam satu cangkir air mendidih. Diamkan lima menit, lalu saring dan konsumsi.